Terdzolimi dan mendzolimi

Berat memang untuk selalu dapat menerima dan menjalani ketentuan dari Allah SWT tanpa adanya satu keikhlasan dan kesadaran bahwa semua itu telah ada yang mengatur dan sebagai seorang hamba pastinya diberi kesempatan untuk berdoa, berusaha dan berikhtiar serta percaya bahwa setiap apa yang kita lakukan pasti akan ada BALASANNYA.

Ya Allah…. Sadarkanlah umat manusia yang belum sadar, Kasihanilah dan ampunilah para hamba yang lemah tak berdaya tercekik keadaan dan kesulitan hidup.

Ya Allah….. berikan hidayah pada para pengurus negeri ini, berikan hidayah pada para pemimpin kami atau gantikan dengan yang lebih baik jika Engkau berkehendak mengadzab atau memberikan peringatan kepada mereka yang dzalim.

“Katakanlah Telah datang kebenaran dan robohlah kebathilan” Ya Allah rubahlah keadaan kami kepada keadaan yg lebih baik, keadaan yg Engkau Ridhoi. Amiin ya robbal alamien.

Yang berkapabel/berkemampuan dakwah dengan tangan maka kami doakan semoga ditolong Allah dimudahkan, yg bisa dengan lisan mari kita mulai menggaungkan kebenaran dan mengikis kebatilan, yg tidak mampu keduanya mohon sumbangan doanya demi kebaikan kita.

Perlu kiranya kita memperhatikan doa-doa yang terkabulkan diantaranya adalah :

Doanya orang yang berada dalam kesempitan. Dalam artian kalau orang tersebut sudah berusaha semaksimal mungkin, namun hasilnya mentok doa yang memegang peranan penting saat itu. Faidza ‘azamta fatawakkal ‘alallahu.


Doanya orang yang terdzolimi. Yang ini sudah biasa kita dengar sepertinya, so hati-hati dalam berbuat dan bertindak (terutama buat yang dapat amanah memimpin banyak orang), karena tindakan yang kita lakukan besar kemungkinannya untuk mendzolimi orang lain sementara Allah bisa dengan mudahnya mengabulkan doa-doa orang yang terdzolimi.

Doanya orang yang berpuasa, dalam perjalanan, dan doa orang tua pada anaknya. Tuh kan, makanya rajin-rajin puasa, jalan-jalan (silaturahim dan hijrah kali ya maksudnya), dan bersikap baik dengan orang tua.

Doanya seorang mukmin pada saudaranya tanpa sepengetahuan saudaranya itu. Yang ini bisa langsung dipraktekin. Minimal doain saya ya, hehe. Kan, tanpa sepengetahuan saya.

Doanya sesorang saat sedang dalam kondisi senang. Doa ini bisa dikatakan, doa saat kita dilenakan oleh kebahagiaan dan kenikmatan duniawi. Tidak mudah, karena biasanya lebih mudah dan lebih khusyu’ berdoa saat-saat kesedihan, susah, dan gelisah melanda diri kita. So, buat yang hidupnya susaah aja, bisa jadi itu salah satu bentuk kasih sayang Allah agar kita tak jauh-jauh dari-Nya.

Doanya seorang yang banyak berdzikir. Itu kenapa kita dianjurkan untuk berdzikir dan mengagungkan asma-Nya sebelum berdoa.

Doanya seorang muslim atas orang Kafir. Doa seorang muslim atas saudaranya yang kafir dikabulkan, doa seorang kafir atas saudaranya yang muslim, maaf saja, tidak dikabulkan.

Semoga kita dapat selalu menjaga amanah dan terhindar dari perbuatan dzolim terhadap orang-orang di sekitar kita dan Allah SWT menjadikan kita selalu mengadahkan tangan untuk berdoa menjadi orang yang bersyukur….. Amin…

2 responses to “Terdzolimi dan mendzolimi

  1. Betul banget,..
    tapi untuk ikhlas dan menerima secara ikhlas tu kadang2 sulit.
    tapi emang yang terbaek menurut qt lom tentu yang terbaek menurut Alloh..n percayalah Alloh itu Maha_ADIL!!!

    @Sebagai ciptaan kita harus mengikuti semua ketentuan-Nya

  2. kalo kita sudah bisa membedakan baik buruk n bisa menghiindari sifat-sifat yang di benci Allah. InsyaAllah semua prasangka buruk, merasa dizalimi tidak akan muncul dibenak kita. aminnnn

    @ Amin…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s