SatPol PP vs Gelandangan, Siapa yang salah ????

Biasa lihat berita tentang pembersihan gelandangan dan pengemis di televisi tidak begitu menggetarkan hati dan hanya sepintas saja melihatnya….

Tapi, hari ini saya menyaksikan kejadian itu dengan langsung di hadapan kendaraan saya… Bagaimana seorang ibu tua renta dengan menangis dan mengiba kepada petugas untuk tidak diangkut tetap saja petugas memaksa sang ibu untuk ikut dengannya

Sedih, mau membantu tapi apa daya toh nanti dianggap melawan petugas…

Siapa yang salah dan patut disalahkan sekarang ????

Negara Indonesia saat ini sedang melakukan satu hajatan besar berupa Pemilihan Presiden dan semua calon mengklaim diri mereka yang terbaik untuk bangsa ini, serta menjanjikan kehidupan lebih baik untuk rakyatnya..

Negara yang kaya ini sekarang menjadi bulan-bulanan negara tetangga tanpa punya taring atau nyali untuk membalas,,,

Negara yang kaya ini rakyatnya menangis dan banting tulang untuk membeli segelas teh manis

Ada yang salah dengan negara ini mungkin… atau ada yang patut disalahkan dengan kondisi sekarang ini ???

Indonesia ada 2 jenis sekarang, Indonesia dengan warga yang bergelimang harta dan Indonesia dengan bercucuran keringat untuk hidup…

Dari kisah di atas,,, petugas tidak salah karena mereka melakukan tugas dan mencoba menegakkan aturan yang telah menjadi pekerjaan mereka. Mungkin, di hati para petugaspun berontak dengan keadaaan ini.

Ibu tua tadi juga mungkin tidak salah karena beliau harus mencari nafkah demi keluarganya dan untuk menghidupi anak-anaknya.

Siapa yang salah dan harus bertanggung jawab dengan keadaan ini????


3 responses to “SatPol PP vs Gelandangan, Siapa yang salah ????

  1. tetap saja yang salah pemerintah. dalam satu pasal di UUD45 ada aturan tentang fakir miskin dan anak telantar yang dipelihara negara. jadi negara harus mempunyai kewajiban memelihara mereka sekaligus mengentaskannya.
    dalam proses eksekusi programnya pun selalu saja ada ketidaksinkronan antar instansi. setelah mereka digaruk, terus dikemanain?
    salah juga yg posting tulisan ini, kenapa ndak ada fotonya, kan kita jadi ndak bisa ikutan melihat dan merasakan kejadiannya😛
    salam dab…

    @iya betul harusnya ada bukti fisik ya ??? gak sempat bung

  2. karena kesalahan pemimpin itu sendiri maka suatu kaum atau negara hancur…
    jika mereka suatu hari ditanya ALLAH SWT tentang kepemimpinannya…
    1. apakah benar anda menjadi pemimpin kaum/rakyat anda?
    2. apakah cara memimpin anda sudah benar?
    3. kenapa masih ada yg terzolimi di dalam kepemimpinan anda?
    pertannyaan yg simple tp sulit untuk dijawab…
    berat sekali mempertanggung jawabkan nya di akhirat nanti…
    saat umar bin khotob diangkat menjadi khalifah, (sederajat dengan presiden di negara republik) beliau meneteskan air mata dan berkata ” semoga saya kuat melalui musibah ini”
    umar bin khotob menganggap menjadi pemimpin itu bukan anugrah tapi mushibah…

    @Seandainya semua pemimpin berpedoman pada Hukum Islam

  3. Yo negorone sing salah, tor pegawenen nggapleki kabeh jeh….
    Opo meneh Satpol PP ne jan ora kalap sisan…ora do due wudel tor ora do kelingan awake dewe2

    @wah bahasane planet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s